Beli Buku Sekarang---Daftar Isi---Gabung Di FB---Judul Pidato---Tips Pidato Memukau---Pidato Gratis
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Inilah Pidato Upacara yang Berdaya Gugah?Klik sekarang disini
---------------------------------------------------------

Sekarang Bantu Seorang Teman Dapatkan Pidato Terbaru, Tulis Email Anda Disini!

Senin, 25 Juli 2011

PIDATO YANG MENGHIPNOTIS

PIDATO YANG MENGHIPNOTIS

Pidato bukanlah ilmu yang harus dikuasai, bukan pula kaidah-kaidah yang harus dihafal. Pidato adalah pembiasaan (pelatihan) dan kesabaran dalam mengatasi kesulitan (Dr. Akrim Ridha,2003)

Ingatlah, pidato adalah faktor yang berpengaruh kuat untuk merealisasikan berbagai bidang tugas dan peran. (Dr. Akrim Ridha,2003)

Bagaikan Kunci Ajaib

Mengamati bagian ini secara detail Anda segera mengetahui bagaimana membawakan sebuah pidato yang memukau, sebuah pidato yang menghipnotis. Dengan demikian pidato Anda benar-benar akan memiliki daya gugah dan daya gerak.

Pidato Anda begitu menggugah pikiran dan perasaan siswa, lebih hebat lagi pidato Anda begitu membawa pengaruh. Anda akan menjadikan siswa bergerak melakukan tindakan sesuai dengan target yang telah Anda tentukan pada materi pidato yang Anda bawakan.

Apakah dengan pidato hipnotis ini siswa menjadi pingsan atau tidak sadarkan diri? Waduh ngeri dong!!!!! Pertanyaan dan pemikiran ini mungkin perlu di luruskan. Pidato yang menghipnotis ini bukan seperti itu, bukan untuk membuat siswa tidak sadar diri atau pingsan.

Seperti sebuah kunci ajaib saja, dengan menerapkan teknik-tenik hipnotis dalam pidato Anda maka seperti membuka pintu yang sulit dibuka. Setelah Anda berhasil membuka pintu maka bisa memasukkan apa saja ke dalam rumah.

Hal penting dalam mentransfer gagasan atau informasi Anda membuat pendengar Anda harus dalam keadaan siap menerima terlebih dahulu. Keadaan siap menerima inilah yang jarang diperhatikan dan membuat pidato itu gagal dan sisa-sia tanpa makna.

Sentuhan teknik hipnotis ini akan membantu Anda menciptakan pendengar (siswa)dalam keadaan siap menerima. Artinya Anda sudah berhasil membuka pintu. Tentu setelah itu Anda bisa menyampaikan gagasan apa saja.

Pada bagian satu ini, Anda juga akan mengetahui 3 rahasia bagaimana proses seseorang menerima dan menyerap informasi. Ini akan semakin memudahkan Anda memasukkan ajakan atau persuasi kepada siswa melalui pidato Anda.

Anda mungkin baru memikirkan ternyata hipnotis begitu bermanfaat dan sangat membantu. Lihatlah sekarang dimana-mana begitu ramai pelatihan hipnotis, meliputi : cara mengasuh anak dengan sentuhan teknik hipnotis (Hipnoparenting); tulisan yang menghipnotis (Hipnowriting); Cara mengajar dengan sentuhan teknik hipnotis (Hipnoteaching); dan kini Anda mengenal dari saya Pidato yang MENGHIPNOTIS.

Pidato Meningkatkan Pengaruh Pribadi

Ebook ini secara perlahan akan membuka mata Anda mengenai pentingnya mengetahui cara menyajikan sebuah pidato yang merupakan salah satu jenis kemampuan komunikasi.

Kemampuan pidato merupakan satu hal penting yang membuat seseorang semakin berpengaruh dan semakin kuat pengaruhnya menancap di tengah-tengah masyarakat. Kemampuan pidato mampu mengokohkan pengaruh seorang pemimpin terhadap bawahannya.

Hanya saja kemampuan pidato saat ini mulai mengkhawatirkan, dikarenakan orang-orang jaman sekarang khususnya pelajar dan pemuda mulai meninggalkannya.

Mungkin hal ini disebabkan mereka belum melihat betapa kemampuan pidato mampu mengangkat seseorang naik ke anak tangga berikutnya ketika melangkah menuju sukses.

Apa yang dijelaskan ebook ini lambat laun akan membuat Anda semakin menyadari pentingnya pidato, lalu tidak terasa Anda akan punya pemahaman pidato dan muncul dorongan yang membuat Anda memiliki kemampuan pidato yang mumpuni.

Jika demikian maka otomatis Anda punya alat yang bisa membuat pengaruh Anda terangkat. Bernama kemampuan pidato.

----------------------------------------------------------------------------

Ingatlah, pidato adalah faktor yang berpengaruh kuat untuk merealisasikan berbagai bidang tugas dan peran. (Dr. Akrim Ridha,2003)

----------------------------------------------------------------------------

30 Menit Yang Menyiksa

Coba Anda amati dan hitung ada berapa minggu dalam setahun? Dalam setahun kira-kira ada 52 minggu. Artinya Sekolah Anda dalam setahun akan melaksanakan upacara bendera setiap hari senin sekitar 52 kali.


Mari kita mulai lihat momen upacara bendera hari senin bukan hanya sebagai sebuah seremonial belaka saja yang semakin kemari kehilangan makna dan fungsi yang bagi siswa justru hanya memicu kejenuhan dan bosan berdiri berlama-lama di pagi hari. Melainkan, upacara hari senin ini harus difungsikan sebagai sarana yang tepat secara kolosal untuk membangkitkan semangat siswa, memotivasi siswa, menginspirasi siswa, merubah pola pikir siswa.

Waktu yang tidak lebih dari 30 menit ini mungkin seperti halnya sholat jum'at bagi umat islam. Funsinya mungkin seperti mencharger batre biar HP bisa berfungsi kembali.

Pihak sekolah harus sudah mulai memandang perlu untuk menggarap momentum upacara hari senin ini sebagai waktu yang menentukan bukan lagi dirasakan oleh siswa sebagai 30 menit yang menyiksa.

Mungkin salah satu unsur yang bisa dikelola secara optimal dalam upacara hari senin ini, yang bisa berpengaruh untuk siswa adalah cara penyampaian pidato yang menarik dan menggugah juga materi pidato diseleksi secara tepat untuk memicu meningkatnya motivasi belajar, perubahan sikap prilaku (etika), penyadaran diri, mengubah cara pandang dan pola pikir, cara pandang terhadap masa depan, dsb.

Semua ini bisa dikelola oleh pihak sekolah secara serius jika ingin upacara hari senin ini dapat memberi warna baru dan perbaikan. Kapan lagi saatnya bila bukan di moment upacara hari senin.


Ada target tertentu yang perlu ditetapkan dalam setiap isi pidato. Satu target dalam setiap pidato kiranya cukup. Bahkan bisa jadi pada upacara senin mendatang, targetnya sama hanya saja materinya berbeda atau penguatan dari pidato sekarang.

Tentunya target ini harus bisa di ukur. Salah satunya adalah dengan ukuran yang bisa diamati. Misal, target pidato : Jumlah siswa yang bolos berkurang.

Dalam kesempatan ini Anda akan segera melihat contoh pidato upacara setahun penuh dengan tema-tema tertentu yang sudah di rancang agar terasa pidato ini tepat dan mengena.

Harapannya pidato yang disampaikan oleh guru-guru atau pembina upacara tidak ngelantur kesana-kemari tanpa tujuan jangka pendek atau pun tujuan jangka panjang yang jelas.

Dan yang lebih greget lagi adalah koleksi contoh pidato ini menggunakan rangkaian kata-kata dengan menerapkan teknik hipnosis.

Pidato Yang Menghipnotis

Mengapa PIDATO ANDA perlu Sedikit SENTUHAN Teknik HIPNOTIS?

Anda meskipun tidak mengenal HIPNOTIS segera dapat melakukannya sebentar lagi. Semua GURU akan segera bisa melakukannya.


Ingatkah waktu dulu? Perasaan Anda mungkin pernah kesal ketika Anda BERBICARA sebagai PEMBINA UPACARA di SEKOLAH Anda yang sudah Biasa Dilakukan setiap hari SENIN. Namun Anda melihat MURID-muridnya justru rame-rame NGOBROL. Tengok sana-tengok sini.

LIHAT-lah mereka tampak sekali tidak memperhatikan Apa yang sedang Anda PESAN-kan. Anda di cuekin seperti radio rongsokan yang di suruh BUNYI hanya untuk membuang waktu sampai habis.

Sayang sekali, PERSIAPAN Anda untuk tampil Percaya Diri dan berani BERDIRI BERBICARA di depan SISWA; PERSIAPAN Anda habis-habisan menghimpun bahan untuk PIDATO yang akan Anda sampaikan; PERSIAPAN Anda berlatih tiap waktu agar tampil prima. Pada KENYATAANNYA justru Anda sangat KECEWA.

Bukannya mereka memperhatikan Anda, yang terjadi justru mereka sibuk masing-masing. Jangankan mereka bisa mengikuti apa yang Anda sampaikan pada pidato tadi yang ada adalah SISWA tidak sedikitpun memperhatikan Anda.

Apakah Anda kemudian mengambil jalan pintas memaki atau memarahi SISWA? Tentu tidak. Cara penyampaian pidato dan materi pidato Anda yang justru perlu di tengok kembali lalu di evaluasi.

Kini Anda segera tahu jawabannya. Keadaan yang KACAU tadi membuat Anda bertanya apa yang salah dengan PIDATO Anda. Cobalah untuk mememeriksa beberapa poin yang mungkin belum Anda penuhi yang saya sebut 3 V.

Jangan salahkan mereka tapi evaluasi Rangkaian Kalimat Pidato yang Anda sampaikan, Intonasi Suara yang Anda keluarkan, dan Gaya Anda dalam Penyampaian. VERBAL-VOKAL-VISUAL. Ketiga ini saja -3 V-yang Anda kuasai maka PIDATO Anda akan HEBAT. Dengan 3 V ini saja sebenarnya Anda sudah bisa menjadika pidato Anda mampu menghipnotis.

Rangkaian kalimat yang tepat dengan dibumbui beberapa Teknik HIPNOTIS dikombinasikan dengan teknik VOKAL dan VISUAL maka Akan membuat Pidato Anda MEMUKAU. PIDATO Anda bisa Memiliki Daya GUGAH dan DAYA GERAK yang kuat terhadap SISWA.

Rasakan baik-baik dan Amati sajian-sajiannya, Halaman ini bisa Anda gunakan untuk Membimbing Anda menguasai TEKNIK-TEKNIK pidato yang memukau; Menguasai Cara Merangkai kalimat PIDATO dengan melibatkan TEKNIK HIPNOTIS.

CONTOH PIDATO UPACARA SETAHUN PENUH yang sudah diramu dengan sentuhan teknik-teknik HIPNOTIS, Bisa Anda dapatkan di ebook ini "PIDATO UPACARA SETAHUN PENUH untuk PRIBADI MURID HEBAT."

Rahasia Kekuatan Pidato

Anda akan terkejut setelah memiliki keahlian membawakan pidato yang memukau terutama dalam pergaulan Anda. Mungkin belum terpikirkan oleh Anda bahwa pidato memiliki sebuah kekuatan tersendiri untuk Anda yang mampu menjadikan Anda berbeda dan disegani oleh kawan maupun lawan Anda.

Anda mungkin punya pandangan yang sama dengan saya bahwa pidato saat ini sepertinya sudah mulai ditinggalkan banyak anak muda. Hal ini bisa jadi mereka tidak melihat manfaat besar dari kemampuan pidato untuk memuluskan jalannya kesuksesan.

Kesuksesan tidak sedikit dipengaruhi oleh kemampuan orang dalam berpidato atau berkomunikasi. Kemampuan berkomunikasi seseorang bisa dilihat salah satunya adalah dari pidato yang dibawakannya.

Banyak fungsi yang terpendam dalam sebuah naskah pidato yang mesti anda ketahui. Sebagai contoh, untuk mengerakan massa seorang pemimpin atau orator dituntut untuk pandai mengajak dan membakar semangat orang-orang disekitar dengan hanya bermodalkan komunikasi, suara dan titik inti dari tiap-tiap audien yang tentunya mempunyai latar belakang berbeda-beda. Disini pidato sekali lagi memegang fungsi sangat penting.

Banyak sudah pemimpin bangsa yang mampu mengubah sejarah dengan menggunakan pidatonya, sebagai contoh Soekarno yang mampu menggemparkan, menyemangati seluruh elemen bangsa dari tingkat terkecil hingga bangsa-bangsa besar lainnya guna mendukung perjuangan bangsa saat itu.

Lalu tengoklah sejenak ke beberapa hari lalu menjelang Pemilu 2009, bagaimana caleg berpidato, mencoba menggeser keyakinan masa menuju kepada apa yang diharapkan sang caleg dalam naskah pidatonya.

Beberapa bulan lewat, kandidat presiden di negeri seberang (AS), Barac Obama, juga menggelar hal yang sama dalam menarik simpati publik dengan berpidato. Semua kandidat presiden diberikan kesempatan yang sama untuk menggumpulkan suara. Disinilah fungsi pidato, kualitas pidato dan teknik ber pidato memegang peran sangat penting.

Rahasia Pandai Pidato

Sebenarnya jika anda menyadarinya ternyata Anda pasti bisa pidato seperti halnya orang lain yang sudah jago.

Biasanya telapak tangan berkeringat, mulut terkunci dan pikiran beku, tidak ada sepatah katapun yang dapat dikeluarkan saat seseorang disuruh pidato. Mungkin ini terlalu berlebihan tapi kadang kenyataan seperti itu.

Anda tidak akan lagi seperti yang digambarkan diatas. Bisa jadi anda justru seperti Hos Cokro Aminoto, Ir. Soekarno dan anak pedagang pasar....KH. Bisri Mustofa, mereka singa-singa podium, jago pidato.

Anda mungkin sudah mengetahui dan percaya bahwa bahwa jago pidato bukannya karena bakat atau keturunan. Jangan salah pandangan dengan menganggap bahwa orang bisa jago pidato karena bakat atau keturunan. Ini salah besar tentunya.

Yang benar adalah mereka jago pidato karena faktor KEMAUAN. Apapun yang diinginkan jika faktor kemauan sangat kuat maka semua bisa diwujudkan. Di dalam KEMAUAN terdapat daya dorong kuat yang mampu mengerakkan Anda untuk mematahkan rasa malas, mendorong untuk terus berlatih dan terus bergerak menuju puncak kesuksesan yang Anda harapkan.

Jika anda mengamati kisah-kisah orang sukses maka akan anda temukan bahwa mereka punya kemampuan pidato hebat. Setiap kisah sukses PASTI ada melibatkan tingkat KEMAUAN yang tinggi.

Pidato menjadi lebih gampang jika Anda setidaknya memahami atau mengetahui beberapa hal terkait ilmu pidato. Anda bisa mengamati beberapa hal dibawah ini sehingga anda akan sangat terbantu dan tidak merasa kesulitan.

Pengertian Pidato

Pidato menjadi lebih gampang jika Anda setidaknya memahami atau mengetahui beberapa hal terkait ilmu pidato. Anda bisa mengamati semua bagian ebook ini sehingga anda akan sangat terbantu dan tidak merasa kesulitan.

Pidato adalah suatu ucapan dengan susunan yang baik untuk disampaikan kepada orang banyak. Contoh pidato yaitu seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara atau event, dan lain sebagainya.

Pidato yang baik dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengar pidato tersebut. Kemampuan ber-pidato atau berbicara yang baik di depan publik dapat membantu untuk mencapai jenjang karir atau tingkat pengaruh yang baik.

Tujuan Pidato

Pidato umumnya melakukan satu atau beberapa hal berikut ini :

  • Mempengaruhi orang lain agar mau mengikuti kemauan kita dengan suka rela.
  • Memberi suatu pemahaman atau informasi pada orang lain.
  • Membuat orang lain senang dengan pidato yang menghibur sehingga orang lain senang dan puas dengan ucapan yang kita sampaikan.

Ada 3 target pada saat Anda melakukan pidato :

· Mentransfer gagasan kepada orang lain

· Meyakinkan mereka tentang gagasan-gagasan itu

  • Membangun kecenderungan untuk mengaplikasikan gagasan-gagasan tersebut. (Dr. Akrim Ridha,2003)

Melihat pemaparan diatas tadi maka ada tiga tugas seorang yang berpidato, yaitu menyampaikan, meyakinkan, membangun kecenderungan.

Menyampaikan

Meyakinkan

Membangun kecenderungan

Jadi tugas Anda sebagai pelaku pidato adalah bukan hanya menyampaikan gagasan melainkan Anda harus mampu menggerakkan hati dan mendorong pendengar agar mau menerapkan / mengaplikasikan segala konsekwensi dari gagasan-gagasan tersebut.

Tiga Pilar Pokok Penyampaian Pidato Hebat

Anda sekarang menjadi lebih tahu bahwa dari banyak buku yang mengupas masalah pidato ternyata saya menemukan banyak hal yang mendukung keberhasilan dalam penyampaian sebuah pidato.

Dari banyak hal itu, mulai dari menyangkut hal-hal umum sampai hal-hal teknis dalam berpidato saya melihat terdapat tiga hal pokok sebagai penentu suksesnya pidato.

Anda tentu masih ingat apa yang sudah Anda simak pada bagian atas mengenai 3 V- Vokal, visual, Verbal. 3 V ini menjadi pilar dalam menyampaikan pidato.

Tiga Pilar Pokok Penyampaian Pidato tersebut meliputi 3 V, yaitu : vokal, verbal , visual. Semuanya terkait tentang bagaimana manusia bisa menyerap informasi secara maksimal, bagaimana orang bisa tersentuh emosinya, dsb.

a. Vokal

Dari segi vokal yaitu menyangkut intonasi suara. Tinggi dan rendahnya, berirama atau monoton/datar, bahkan diam. Kapan harus diam dan kapan harus mulai bicara lagi, ini pun penting. Tidak mungkin agar orang ikut terbawa suasana sedih anda menyampaikan dengan nada tinggi seperti orasi. Tidak mungkin untuk membangkitkan semangat anda menyampaikan dengan nada pelan dan lembut. Hal lainnya adalah segi vokal bisa menentukan bosan atau tidaknya audien.

b. Verbal

Segi verbal menyangkut artikulasi suara. Kejelasan pengucapan hurup, pemilihan kata-kata yang tepat dan sesuai untuk pendengar, bahasa yang digunakan, dll.

c. Visual

Segi visual mencakup ekspresi tubuh, gerakan badan dan tangan, alat bantu atau media yang digunakan, dll.

Beruntung rasanya saya dulu pernah ikut teater di pondok pesantrena Daarut Tauhiid pimpinan Aa gym. Saya mendapat pelajaran tentang artikulasi suara. Meskipun tidak betul-betul menguasai setidaknya saya jadi tahu.

3 Pintu Masuk Informasi

Seperti halnya Anda akan masuk rumah atau bioskop atau restoran, dll, tentu harus melewati pintu terlebih dahulu. Demikian halnya dengan masuknya sebuah informasi kepada seseorang. Pintu masuk sebuah infomasi kepada seseorang melalui 3 pintu, meliputi : Visual, Auditotial, Kinstetis. Ini disebut modalitas.

Ingatlah pada bagian satu ‘Bagaikan kunci ajaib’, Anda dijanjikan akan mendapatkan 3 rahasia bagaimana proses seseorang menerima dan menyerap informasi. Inilah yang saya maskud.

Modalitas sangat bermanfaat jika diterapkan dalam proses belajar-mengajar dan akan lebih dahsat lagi jika dikombinasikan dengan delapan kesenangan otak dalam menyerap informasi. Dan akan menjadi lebih ampuh lagi jika para pengajar mengetahui mana kecerdasan yang dominan pada diri siswa atau murid tersebut. Anda bisa baca buku Quantum Learning, Quantum Teaching, Multiple Inteligen, Otak sejuta Gyga Byte, Melesatkan Kecerdasan, Accelerated Learning, dll. Kehebatan belajar anak akan tercipta jika para orang tua, guru , instansi pendidikan memahami dan mampu menerapkan teori-teori hebat ini. Mereka belajar cara belajar. Dengan memiliki kemampuan cara belajar maka siapapun akan lebih mudah mempelajari apapun. Maaf saya sok tahu. Karena memang ada banyak perubahan yang saya rasakan setelah mengenal bagaimana cara belajar.

Anda dapat menggunakan modalitas visual, auditorial dan kinestetis dengan memilih pola-pola bahasa yang tercermin dalam setiap modalitas.

Visual mencakup kerja mata-penglihatan. Seperti : Jelas, remang-remang, gambarkan, bayangkan, lihat, pandangan, pandangan sekilas.

Auditorial mencakup kerja Telinga-pendengaran. Terdengar asyik, terdengar monoton, terdengar seperti, dengarlah, suara keras, suara lembut, dialog.

Kinestetik mencakup fisik/badan-gerakan-rabaan. Kasar, lembut, sentuhlah, peganglah, berpegang pada, licin, rasakanlah, pakailah.

Apa yang diungkapkan Dr. Vernon A. Magnesen, 1983, dibawah ini bisa anda jadikan acuan untuk memaksimalkan pidato anda.

“Kita belajar :

10% dari apa yang kita baca,

20% dari apa yang kita dengar,

30% dari apa yang kita lihat,

50% dari apa yang kita lihat dan dengar

70% dari apa yang kita katakan,

90% dari apa yang kita katakan dan lakukan.”

Rangkaian Kata Yang Mengipnotis

Anda takkan memperoleh hasil yang Anda inginkan tanpa kata-kata. Kata-kata memberi motivasi. Kata-kata menjual. Kata-kata berkuasa. (Joe Vitale:194)

Seperti kata Freud pada tahun 1915,”Kata-kata pada dasarnya adalah sihir dan sampai sekarang kata-kata masih memiliki daya sihir kunonya.”

Tentu saja, kata-kata di sini tidak sekedar kata-kata. Kata-kata dalam artian sekedar kata-kata adalah apa yang kita sebut kamus. Itu membosankan.

Anda perlu kata-kata yang dirangkai sedemikian rupa sehingga menarik perhatian, mempertahankan perhatian tersebut, dan memicu tindakan. Jenis kata-kata ini tidak terlalu sulit dibuat. Inilah yang tulisan hipnotis.

Inilah yang akan diajarkan oleh ebook ini. Ketika selesai membaca bagian ini, Anda akan merasa percaya diri dalam membuat sendiri rangkaian kalimat pada materi pidato Anda yang mengadung hipnotis.

Dengan menyusun rangkaian kalimat dalam materi pidato yang akan Anda sampaikan merupakan langkah baik untuk mendapatkan gambaran secara menyeluruh menciptakan pidato yang memukau.

Menyususn materi pidato asal-asalan mungkin siapapun bisa tetapi belum tentu mereka bisa memadukkannya dengan teknik-teknik hipnotis. Target Anda sekarang adalah bisa menyusun sendiri materi pidato dengan menerapkan teknik-teknik hipnotis.

Apakah tulisan yang menghipotis itu?

Joe Vitale menceritakan ini. Pada tahun 1956, seorang hipnotis yang tidak dikenal namanya, dalam modul bimbingan jarak jauh yang terkenal, Dynamic Speed Hypnosis, menyatakan :”Apa pun yang Anda lakukan yang menyebabkan pendengar Anda bereaksi karena gambaran mental yang telah Anda tanam di benak mereka adalah hipnotis sadar.

Amati baik-baik ringkasan pengertian tadi. Jadi ketika Anda berpidato tugas Anda adalah MENANAMkan di BENAK siswa sebuah GAMBARAN MENTAL.

Ketika Anda akan menyusun materi pidato maka Anda menemukan acuannya. Materi pidato tentunya berupa rangkaian-rangakain kata atau kalimat. Maka dengan pengertian di atas anda menemukan definisi dasar dari tulisan yang menghipnotis.

Bunyinya menjadi seperti ini :

:”Apa pun yang Anda lakukan yang menyebabkan pembaca Anda bereaksi karena gambaran mental yang telah Anda tanam di benak mereka adalah hipnotis sadar.

Anda akan sangat terbantu dalam menyusun materi pidato ketika Anda mengenal seperti Apa ‘tulisan yang menghipnotis’.

Membuat Siswa Terfokus

Pidato yang menghipnotis menyebabkan semacam hipnosis sadar. Cirinya adalah adanya perhatian yang terfokus. Saya mengambil sebuah kesimpulan sederhana dari pidato hipnotis ini yang mungkin baru Anda dengar dari ebook ini.

Kondisi fokus ini adalah sebuah kondisi Trans dimana Anda tersadar sepenuhnya tetapi terfokus pada sesuatu yang sedang Anda dengarkan. Pidato yang menghipnotis ini sampai pada kondisi ini lewat penggunaan kata-kata yang tepat untuk menciptakan pengalaman mental.

Dengan kata lain Anda membuat siswa sebegitu tertarik pada pidato Anda sehingga yang lain menjadi hampir tidak penting. Bila Anda melakukannya dengan benar, pidato Anda yang menghipnotis akan mendorong pendengar, dalam hal ini siswa, mengambil tindakan.

Semua ini terasa masuk akal ketika kita menguraikan langkah-langkah cara menghadirkan pidato yang menghipnotis. Ketika Anda melakukannya, siswa akan mendengarkan Anda secara antusias dan benar-benar melakukan sesuatu sebagai akibatnya.

Roger Schank, dalam bukunya, Tell Me A Story, 1995, menyatakan,”Kita tidak mudah mengingat apa yang dikatakan orang jika mereka tidak mengatakannya dalam bentuk cerita......” Pada bagian lain beliau menulis,”Orang berpikir dalam kerangka cerita.”

Lihatlah, Anda menjadi tahu, Anda bisa menyisipkan sebuah cerita dalam pidato Anda.

Cerita adalah cara ampuh untuk menyampaikan sebuah pesan. Orang pada umumnya tidak akan membentengi diri dari cerita. (Joe Vitale:206)

Jika Anda ingat definisi yang telah Anda dapatkan sebelumnya-”Apa pun yang Anda lakukan yang menyebabkan pembaca Anda bereaksi karena gambaran mental yang telah Anda tanam di benak mereka adalah hipnotis sadar!-Anda dapat dengan mudah melihat bahwa cerita adalah cara yang hebat untuk menciptakan gambaran mental yang mendorong terjadina kondisi trans sadar.

Ketika siswa mendengar cerita Anda, cerita tersebut terjadi dikepala mereka. Semakin sering Anda mendorong mereka membayangkan gambaran mental, semakin dekat Anda memaksa mereka mengambil tindakan. Pendeknya cerita adalah alat yang ampuh.

Yang harus Anda lakukan adalah mengenang sebuah kisah nyata tentang sesuatu yang terjadi dan menghubungkannya dengan tema pidato yang Anda bawakan.

Seperti Apa kondisi Trans?

Saya minta ijin untuk menceritakan sebuah contoh yang saya peroleh dari Joe Vitale sebuah gambaran bagaimana proses trans pada diri seseorang sehingga Anda menjadi paham ‘apa itu kondisi trans.

Saya pecaya Anda pernah tertawa melihat suatu adegan film, kemudian sedih bahkan menangis. Berarti Anda dalam keadaan trans. Melihat tayangan tertentu semangat dan motivasi Anda mendadak menjadi tinggi. Berarti Anda dalam keadaan trans.

Pernahkan Anda sedikit marah karena program televisi kesukaan yang Anda tonton dipindahkan tayangannya ke acara lain? Anda sedang dalam kondisi trans.

Ada banyak sekali cara untuk mengidentifikasi trans orang-orang, bergabung dengan mereka, dan kemudian mengarahkan mereka ke dalam trans’ target dari Anda.’

  • Trans ”saya khawatir tentang uang”
  • Trans ”saya kesepian”
  • Trans ”Saya takut dengan orang”
  • Trans ”Saya muak dan capek dengan pekerjaan saya”
  • Trans ”Saya capek dengan anak-anak saya”
  • Trans ”Dunia ini memang menyebalkan”
  • Trans ”Saya lapar”
  • Trans ”Saya perlu menurunkan berat bacan”

Anda akan melihat bahwa masing-masing trans ini terjadi otomatis. Itulah sifat manusia. Mereka disibukkan dengan kebutuhan, hasrat, rasa sakit mereka sendiri, dan lain-lain.

Semua kondisi yang mengarah ke dalam adalah ‘trans.’ Umumnya setiap orang mengalami sebuah trans atau masuk ke trans yang lain ketika Anda menyampaikan sesuatu kepada mereka.

Mengubah Kalimat Biasa-biasa

Menjadi Kalimat Yang Menghipnotis

Sebuah contoh mungkin bisa membantu. Saya banyak menemukan tulisan-tulisan berisi pernyataan kami “kami”. Biasanya contohnya seperti, “Kami sudah berbisnis selama lima tahun” atau “Kami senang membuat donat”. “Saya ingin Anda tertib”. Semua ini adalah kata-kata ego. Bahasa itu asing buat pendengar Anda. Sama sekali tidak menarik bagi pendengar.

Pernyataan-pernyataan ego semacam itu dapat Anda terjemahkan kembali menjadi manfaat pendengar atau kata-kata pendengar.

Mungkin bisa seperti ini:

“Kami sudah berbisnis selama lima tahun”.

Menjadi: “Yakinlah Anda akan menerimanya tepat waktu dan sesuai keinginan Anda karena kami sudah menjalankan usaha ini selama lima tahun.”

“Kami senang membuat donat”

Menjadi: “Anda akan menyukai donat kami yang menggiurkan karena kami menyalurkan gairah kami ke setiap donat saat menciptakannya untuk Anda.”

“Saya ingin kalian tertib”

Menjadi: “Kalian akan semakin tertarik melihat kekompakkan dan penampilan teman kalian di sekolah tetangga yang begitu menawan dan bersih dalam setiap harinya. Sekolahnya tak sebagus bangunan sekolah kita tetapi keindahan dan kepribadian mereka yang disiplin sungguh mengagumkan untuk ditiru. Para alumninya banyak yang berhasil. Ternyata rahasianya adalah mereka sangat tertib. Saya sangat senang bila kalian juga sukses. Untuk itu saya ingin kalian tertib seperti mereka.

Pembukaan yang Menghipnotis

Kalimat-kalimat dibawah akan mempermudah Anda memulai sebuah tulisan tanpa memikirkannya. Ini menjadi acuan Anda pada saat menyusun materi pidato.

Kalimat-kalimat ini adalah pemicu, pengocok pikiran, dan perangsang otak. Baca saja dan isi titik-titiknya dengan apapun yang terlintas di pikiran Anda.

Misalnya dalam kalimat pembuka Anda, katakan kepada pendengar Anda apa yang akan mereka pelajari atau perasaan apa yang akan mereka dapatkan dari mendengar pidato Anda.

  • Bayangkan seperti apa rasanya jika Anda dapat.....................
  • Dapatkah Anda mengingat seperti apa rasanya............(sisipkan kata) itu?
  • Lihat diri Anda sendiri...............
  • Bayangkan saja...................
  • Ingat ketika Anda masih di sekolah dasar.................
  • Dapatkan Anda membayangkan..................
  • Bayangkan diri Anda lima tahun dari sekarang........
  • Setelah mendengar pidato pendek ini, Anda akan merasa..................
  • Tidakkah akan mengagumkan jika....................

Anda bisa memperhatikan juga bahwa ternyata kuis juga bisa Anda gunakan untuk menjadi kalimat pembukaan pada pidato Anda. Anda bisa menggunaan kuis yang menghipotis pada awal pidato Anda.

Kuis yang Menghipotis

Ingin sedikit bersenang-senang sekarang? Berikut sebuah kuis singkat untuk membantu Anda menyadari betapa mudah menambahkan frasa pendahulu dan pemula kalimat ke pidato Anda.

Baca kembali bagian ini dan lihat apakah Anda setiap berpidato dapat menemukan frasa menghipnotis. Berikut beberapa contohnya :

  • Bukankah mengagumkan jika ini benar-benar terjadi dalam diri Anda?
  • Apakah Anda mulai melihat betapa mudahnya hal ini?
  • Apakah Anda mulai merasakan betapa indahnya ketika hal ini terjadi?

Penghubung Kata-kata Psikologis

Penghubung kata-kata adalah cara menjalin kalimat Anda menjadi pidato yang mendorong siswa melakukan tindakan yang Anda inginkan.

Beritahu pendengar Anda (siswa) apa yang mereka pikirkan atau rasakan ketika mendengar kata-kata Anda.

Umumnya orang akan benar-benar mulai memikirkan atau merasakannya karena Anda mengingatkan mereka. Yang penting, rangsang pikiran-pikiran yang akan menarik mereka untuk melakukan perintah Anda.

Seperti :

  • Bagaimana jika Anda...........
  • Sedikit demi sedikit anda akan mulai.......
  • Dan ketika menyerap informasi ini, Anda akan............
  • Dan ketika memikirkan......,Anda menjadi benar-benar tertarik.....
  • Apakah Anda mulai melihat bagaimana.......
  • Bukankah mengagumkan jika......
  • Dan Anda akan tenggelam semakin dalam dalam.......

Sekarang Anda sudah tahu rahasianya bagaimana menyajikan pidato yang mengihipnotis. Mulaihal dan bangun perubahan untuk mewujudkan pribadi murid-murid yang hebat di sekolah Anda.

Untuk materi pidato, tugas Anda hanya memilihnya karena sudah bisa Anda dapatkan di ebook ini, Anda bisa melihat materi-materi pidato pada bagian dua.

Alangkah sangat baiknya Anda bisa menambah atau melengkapi sehingga lebih sempurna. Tetapi sebenarnya, ketika Anda mengamati lebih teliti, Anda akan melihat materi-materi yang disajikan sudah cukup untuk Anda sampaikan tanpa perlu menambahnya. Jadi Anda tak perlu bingung-bingung.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar