Beli Buku Sekarang---Daftar Isi---Gabung Di FB---Judul Pidato---Tips Pidato Memukau---Pidato Gratis
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Inilah Pidato Upacara yang Berdaya Gugah?Klik sekarang disini
---------------------------------------------------------

Sekarang Bantu Seorang Teman Dapatkan Pidato Terbaru, Tulis Email Anda Disini!

Kamis, 02 Juni 2011

Aktivis Lempar BH dan CD di Paripurna

Lima pegiat dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Cabang Bekasi melempar celana dalam (CD) dan kutang (BH) sebagai bentuk protes saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Bekasi memperingati Hari Jadi Ke-14 Kota Bekasi, Kamis (10/3).

Lima pegiat KAMMI itu pun segera dibekuk dan digelandang ke Kantor Kepolisian Resor Kota Bekasi Kota. "Mereka melempar BH dan CD dari balkon ke bawah," kata seorang peserta rapat paripurna di balkon Gedung DPRD Kota Bekasi.(regional.kompas.com)

Berita dan kejadian yang sama di sampaikan pula oleh

Simak beritanya :

Pelemparan kutang dan celana dalam oleh lima penggiat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Cabang Bekasi saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Bekasi dinilai sebagai tindakan yang keterlaluan.

"Itu kurang ajar," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Bekasi Kota Komisaris Besar Imam Sugiyanto seusai Rapat Paripurna Istimewa Memperingati Hari Jadi ke-14 Kota Bekasi, Kamis (10/3/2011).

Kelima penggiat KAMMI itu dibekuk dan digelandang ke Kantor Polresta Bekasi Kota. Tindakan para aktivis itu bisa mengakibatkan mereka ditahan. "Bisa ditahan jika memenuhi unsur-unsurnya," kata Imam.

Imam mengatakan, protes aktivis KAMMI saat rapat paripurna dinilai tidak pada tempatnya. Jika ingin berunjuk rasa sebaiknya di luar gedung dewan. Lagi pula, aktivis disebut tidak berizin untuk berunjuk rasa bahkan mengganggu jalannya rapat paripurna. "Mereka kami periksa," kata Imam.

Wakil Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, tindakan aktivis KAMMI itu bentuk penghinaan terhadap jalannya rapat paripurna. "Rapat ini terhormat," katanya kepada pers.

Namun, harus diakui, tindakan berani itu baru sekali ini terjadi selama Kota Bekasi berdiri 14 tahun ini. Pelemparan kutang dan celana dalam itu terjadi saat Asisten I Sekretaris Kota Bekasi Gunung Hilman membacakan sejarah singkat Kota Bekasi.

Tahu-tahu kelima aktivis KAMMI yang sudah duduk di balkon berdiri, membentangkan spanduk, dan melempar kutang dan celana dalam ke arena rapat di bawahnya. Akibatnya, aktivis segera dibekuk petugas kepolisian dan satuan polisi pamong praja yang merasa kecolongan. Bahkan ada aktivis yang terkena pukulan.(rimanews.com)
--------------------------------------------------------------
Lihat disini!!!
Salah satu contoh pidato upacara setahun penuh. Judul pidato : Kita Harus Mandiri
Mau lagi??? Ambil GRATIS lebih dari 150 contoh pidato

Tunggu Sebentar!!!
Pajang pidato kreasimu sekarang dan jadilah orang terkereeenn, klik disini.
--------------------------------------------------------------
Baca Juga Artikel Menarik berikut :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar